Komunitas
Selasa, 28 Juni 2016 - 14:37:53 | ansori / Sorot Purworejo

Alasan Komunitas Ini Tak Mau Disebut Geng Motor
Alasan Komunitas Ini Tak Mau Disebut Geng Motor
Space Iklan
Komunitas Sepeda Motor King Purworejo Comunity (Kiproc)

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Pandangan masyarakat luas bervariasi kepada klub ataupun komunitas sepeda motor. Ada yang menganggap kelompok itu positif, banyak juga yang menilai negatif. Namun, tidak sedikit pula warga yang belum tahu apa tujuan didirikannya komunitas atau klub motor tersebut.

Slamet Sartono, Ketua Komunitas Sepeda Motor King Purworejo Comunity (Kiproc) mengakui banyaknya cemooh terhadap komunitasnya. Akan tetapi, sebagai kritik maka akan dia tanggapi dan dikoordinasikan dengan anggotanya. Namun jika ucapan banyak orang itu sebagai cemooh dengan dasar suka tidak suka, maka dia dengarkan tanpa harus ditanggapi.

Dibeberkan, Kiproc dibentuk pada tahun 2010. Tujuan dibentuknya komunitas ini sebagai wadah silaturahmi antar pecinta sepeda motor RX King di Purworejo. Dia juga tidak berkenan hati jika ada anggapan bahwa komunitasnya disamakan dengan geng motor.

"Komunitas lah bahasa pantasnya, kalau disebut geng itu konotasinya negatif. Kita buat ini agar bisa sedikit berguna, tentunya bagi sedikit warga di Purworejo. Jangan disamakan geng motor lah. Masing-masing klub punya AD ART, semua kejadian bisa dipertanggungjawabkan," terangnya, Selasa (28/06/2016).

Selain itu, Sartono menjelaskan, jaringan komunitas King sangat luas skala Indonesia. Sehingga, menurutnya, komunitas ini bisa menjadi sarana untuk bersosial ataupun sarana untuk memperkenalkan potensi wisata di masing-masing daerah.

"Meski kita dikenal membuat bising, inilah ciri khas kita yang tidak bisa dirubah. Kita juga terdaftar resmi di pemerintahan, juga merupakan bimbingan Satlantas Polres. Jadi kita jalan sudah sesuai aturan dan arahan yang ada," ungkap Sartono.

Kini, Kiproc sudah memiliki 250 anggota yang terbagi menjadi 6 koordinator wilayah. Komunitas tersebut juga sering melakukan aksi sosial untuk warga Purworejo, semisal membagikan bantuan ke korban tanah longsor di Desa Donorati.

"Kita juga membuka rekening peduli Purworejo yang menerima bantuan lewat rekening dari komunitas King lain di luar daerah," katanya.

Berita Terkait :


HOT NEWS