Gaya Hidup
Kamis, 08 September 2016 - 19:52:24 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Cara Mengolah Daging Kurban yang Baik Untuk Kesehatan
Cara Mengolah Daging Kurban yang Baik Untuk Kesehatan
Space Iklan
Para peserta bimbingan teknis petugas pemeriksa hewan kurban Kabupaten Purworejo 2016 yang diadakan di Balai Penyuluhan DPPKP Purworejo.

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Pengolahan hewan kurban yang benar dan baik sudah semestinya diketahui oleh masyarakat yang dipercaya menjadi pengelola hewan kurban kala Hari Raya Idul Adha. Banyak hal kecil yang kadang luput dan dilupakan saat menangani daging kurban.

Kebiasaan salah dari masyarakat utamanya dalam pengemasan daging dan jeroan kurban masih berlangsung hingga saat ini.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Purworejo, Doddy Heru Prasetyo, menjelaskan, kebiasan-kebiasan yang kurang baik ketika menangani hewan kurban perlu diluruskan. Menurutnya, untuk menghasilkan hewan kurban yang baik, pengelola daging juga harus menerapkan prosedural yang baik pula. 

"Masyarakat masih sering luput, mereka sering mencampurkan antara daging dan jeroan dalam satu wadah. Padahal itu salah karena tingkat pencemaran bakterinya tinggi sehingga harusnya dipisah," katanya di sela-sela kegiatan bimbingan teknis petugas pemeriksa hewan kurban Kabupaten Purworejo 2016 di Balai Penyuluhan DPPKP Purworejo, Kamis (08/09/2016).

Dalam kegiatan yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat seputar pengolahan hewan kurban yang baik itu diikuti 38 orang dari 24 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Purworejo. 

Kegiatan serupa juga diadakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo dengan total peserta mencapai 350 orang.

Selain itu, beberapa hal sepele yang juga kerap diabaikan masyarakat, menurut Dody, ialah penggunaan alas untuk menempatkan hewan saat akan dipotong kecil. Alas harus dilakukan sterilisasi atau dipastikan bersih.

"Biasanya kalau mau memotong hewan kurban memilih pakaian yang kotor atau pakaian seadanya yang digunakan untuk aktivitas ke kebun atau sawah. Itu keliru, seharusnya pakaian harus bersih, ini untuk menjaga kebersihan hewan," tambahnya.

Dengan adanya bimbingan teknis tersebut, peserta diajak untuk memperhatikan berbagai bentuk pengelolaan hewan kurban pasca penyembelihan. 

Sedangkan sebelum penyembelihan, peserta diarahkan untuk bisa mengerti secara pandangan mata mengenai berbagai permasalahan hewan untuk menentukan layak tidaknya hewan disembelih.

"Diharapkan pelatihan ini akan para pengelola yang piawai untuk menghasilkan hewan kurban yang benar-benar sehat dan layak konsumsi," tambahnya.

Berita Terkait :


HOT NEWS