Pendidikan
Jumat, 21 Oktober 2016 - 19:01:03 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Guru Madrasah Dilarang Main Pukul Kepada Anak Didik
Guru Madrasah Dilarang Main Pukul Kepada Anak DidikIklan Samping BeritaNurudin saat memberi materi pada acara Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru Bagi Guru Profesional KKM se-Kabupaten Purworejo, Jumat (21/10/2016) di kompleks sekolah MTSn Purworejo.

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purworejo,  Nurudin menghimbau kepada para guru di Kabupaten Purworejo, khususnya Guru Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap anak didiknya.

Hal itu pihaknya tandaskan saat memberi materi pada acara Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru Bagi Guru Profesional KKM se-Kabupaten Purworejo, Jumat (21/10/2016) di kompleks sekolah MTSn Purworejo.

"Guru, MTs khususnya kalau marah dengan murid jangan main pukul. Sekali lagi," katanya.

Nurudin berpesan di hadapan ratusan guru MTs se-Kabupaten Purworejo untuk senantiasa hati-hati dalam membina anak didiknya. Para guru diminta untuk terus mendidik dengan sepenuh hati dan menanggalkan emosional. "Sekali lagi jangan main pukul, hati-hati," katanya.

"Jika muridnya mbajug (nakal), kurang ajar, guru harus sabar, jangan mangkel ( marah) lalu nggitik (mukul). Saya mohon hindari itu," pintanya.

Menurutnya, kejadian-kejadian memalukan seperti itu tidak perlu terjadi dilingkungan sekolah manapun. Pasalnya contoh-contoh kekerasan yang berakhir pada kriminalisasi telah banyak terjadi didaerah-daerah di luar Purworejo.

"Jangan sampai seperti teman saya di Salatiga yang akhirnya dilaporkan polisi lantaran memukul muridnya," cerintanya.

"Iya kalau kita pukul dan anaknya sadar, kalau orang tuanya tidak terima dan lapor polisi, kan kena proses hukum," imbuhnya.

Dirinya berharap, bahwa semua pegawai dikementrian Agama dan seluruh Guru madrasah tidak pernah terkena proses hukum. "Saya berharap Guru-guru dikabupaten purworejo semuanya selamat. Berupaya dan berdoa agar kita semua tidak kena persoalan hukum akhirnya dipecat," tandasnya. 

Berita Terkait :


HOT NEWS