Sosial
Kamis, 10 November 2016 - 11:54:59 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Peringatan 10 November, Ratusan Warga Terima Bantuan
Peringatan 10 November, Ratusan Warga Terima Bantuan
Bupati Purworejo Agus Bastian menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang berhak menerima.Sorot purworejo

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Peringatan Hari Pahlawan 10 November di Alun-alun Purworejo, Kamis (10/11/2016) menjadi spesial bagi sebagian masyarakat Purworejo. Dalam kesempatan ini beberapa masyarakat mendapat bantuan oleh pemerintah.

Pemberian bantuan dilaksanakan secara simbolis usai peringatan Upacara Hari Pahlawan. Bantuan yang diberikan berupa, jaminan hidup untuk orang dengan cedera berat anggaran APBD Kabupaten Purworejo sebanyak 119 orang. Masing mendapatkan Rp 3,6 juta yang diberikan per bulan sebesar Rp. 300 ribu. Bantuan jaminan hidup untuk orang dengan kecacatan berat anggaran APBN sebanyak 33 orang, masing-masing mendapatkan Rp 3 juta yang diberikan per bulan Rp 300 ribu selama 10 bulan.

Diberikan juga bantuan bagi eks napi anggaran APBD Provinsi Jawa Tengah sebanyak 25 orang berupa barang. Bantuan sosial kursi roda, kepada penyandang disabilitas anggaran APBD Kabupaten Purworejo. Bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni perkotaan anggaran Kementrian Sosial (Kemensos) RI sebanyak 50 rumah total Rp 750 juta dan bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni pedesaan anggaran Kemensos RI sebanyak 50 rumah total Rp 750 juta.

Selain itu ditambah bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube) perkotaan, anggaran Kememsos RI 50 Kube, total Rp 1 miliiar. Bantuan Kube pedesaan 35 Kube Rp 700 juta. Diberikan bantuan janda perintis 2 orang dari Dinas Sosial Provinsi Jateng berupa sembako.

Diberikan pula dalam kesempatan itu, piagam penghargaan, juara 1 Kube berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah atas nama Kube Ngudi Utomo Desa Pamriyan, Kecamatan Pituruh serta pendamping Kube atas nama Suroto.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian, yang bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November menekankan pentingnya meneruskan semangat perjuangan yang dimiliki oleh para pejuang. Semangat nasionalisme hendaknya terus dipupuk dan dikobarkan laksana api yang membara.

"Peringatan Hari Pahlawan harus mampu menggali upaya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi," ungkapnya saat membacakan amanat Kemensos dalam peringatan Hari Pahlawan.

"Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara," lanjutnya.

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, pejabat SKPD, para pejuang veteran serta ratusan peserta upacara yang terdiri dari unsur pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintah, organisasi masyarakat dan masyarakat penerima bantuan.

 

Berita Terkait :