Jumat, 25 November 2016 - 08:59:48 | widarto / Sorot Purworejo

Ngaku Anggota Densus 88, PNS Purworejo Setubuhi Karyawati Toko
Ngaku Anggota Densus 88, PNS Purworejo Setubuhi Karyawati Toko
Space Iklan
SG saat mengadu ke Kantor Irama FM.

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--PNS Staf Administrasi Radio Irama FM, HW (48), diadukan ke Kepala UPT Radio Irama FM, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Purworejo, Margono, serta dilaporkan ke Polres Purworejo. HW diduga telah melakukan penipuan luar dalam terhadap SG (34), warga Kecamatan Kutoarjo, Kamis (24/11/2016) sore.

SG datang sendiri ke kantor UPT Irama FM, tempat HW bekerja dan mengadukanya karena selain menipu juga mengancam dirinya. 

"Saya selalu diancam jangan melapor ke polisi dan tempat dia bekerja. Kalau sampai melapor, katanya dia juga mau balik melaporkan saya," kata SG saat ditemui di ruang UPT Radio Irama FM Kamis (24/11/2016).

Lebih parahnya, tutur SG, HW mengamcamnya, dengan mengaku-ngaku anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 sambil mengeluarkan senjata api. 

"Saya tidak tahu apakah itu pistol beneran atau mainan. Yang pasti saya tahu persis kalau dia punya pistol dan beberapa peluru," tuturnya.

Dikisahkan, SG dan HW saling kenal sejak setahun lalu, dan menjalin hubungan gelap alias tidak resmi karena keduanya sama-sama sudah terikat perkawinan. "Awalnya dia sering bermain ke tempat kerja saya, di sebuah toko di Kutoarjo. Lalu saling tukar nomer HP dan berlanjut pada hubungan tidak resmi," kisahnya.

Dalam menjalin hubungan, keduanya sering berkencan di sebuah hotel di Purworejo hingga berhubungan badan. Awalnya dia hanya mengaku sebagai PNS di Purworejo. Namun belakangan juga mengaku sebagai anggota Densus 88 Anti Teror. Selain itu juga mengaku punya bisnis uang palsu di Jakarta. 

"Saya dijanjikan akan dinikah siri, naik haji dan akan diberikan uang sebesar Rp 50 juta jika usaha uang palsunya berkembang," katanya.

Dengan janji-janji tersebut, lanjut SG, setiap kali berkencan dirinya yang menanggung biayanya. Kecuali itu HW juga sering minta uang untuk berbagai keperluan. 

Namun setelah hubungan berlangsung cukup lama, HW justru semakin tidak bisa dipegang omonganya dan berusaha menghindar dari tanggung jawab. Karena kecewa dan merasa ditipu maka SG memberanikan diri melaporkan hal itu ke Kepala UPT dan Polres Purworejo.

Berita Terkait :


HOT NEWS