Pendidikan
Jumat, 23 Desember 2016 - 08:50:25 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Sejumlah Guru Minta Moratorium UN Dikaji Ulang
Sejumlah Guru Minta Moratorium UN Dikaji Ulang
Puluhan guru beserta undangan saat menyimak pemaparan anggota DPR RI Bambang Sutrisno.

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Kalangan guru meminta wacana moratorium Ujian Nasional (UN) dipertimbangkan kembali. Pasalnya wacana yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy beberapa waktu lalu membuat resah pihak sekolah. Selain itu mayoritas guru menilai UN masih harus dilaksanakan.

Hal itu ditandaskan beberapa guru di wilayah daftar pemilihan VI Jawa Tengah dalam rapat dengar pendapat anggota Komisi X DPR RI Bambang Sutrisno, Kamis (22/12/2016) di salah satu hotel di Purworejo.

"Kami menilai jika UN harus tetap dilaksanakan. Pasalnya dengan diadakannya UN, anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk belajar," kata Gustomo, guru SMK PN Purworejo.

Dalam kesempatan itu, ia meminta kepada pemerintah pusat untuk mempertimbangkan kembali wacana moratorium UN. Menurutnya, perlu kajian yang komprehensif agar kebijakan yang akan diterapkan itu tidak menimbulkan gejolak di bawah.

Slamet Riyadi, salah satu guru di Kabupaten Magelang juga menyampaikan pendapat yang sama. Dikatakannya, kegiatan UN adalah sebuah sistem evaluasi yang paling jujur dibandingkan dengan evaluasi yang lain seperti model K13.

"Saat ini sistem penilaian di sekolah cukup kacau. Terlebih sejak diberlakukan model penilaian K13. Terus terang kami tidak dapat memberikan nilai secara jujur karena terkendala sistem," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sistem pemberian nilai pada K13 adalah model superboy dan tidak realistis karena yang dinilai bukan mutunya. Ia berharap sistem penilaian K13 ini dapat dievaluasi karena penuh dengan ketidak jujuran.

"Jika moratorium UN jadi diberlakukan, tentu akan membuat sistem evaluasi siswa bertambah kacau. Jadi kami minta agar moratorium ini ditinjau ulang," tandasnya.

 

 

 

Berita Terkait :