Pendidikan
Jumat, 30 Desember 2016 - 10:31:00 | widarto / Sorot Purworejo

Libur Sekolah, Remaja Musala Dilatih Jurnalistik
Libur Sekolah, Remaja Musala Dilatih JurnalistikIklan Samping BeritaRemaja masjid Musala Daarul Falaah.

Bagelen,(sorotpurworejo.com)--Sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi liburan akhir semester bagi anak-anak yang tinggal di Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, Takmir Musala Daarul Falaah di Dusun Kenteng RT 01/04 Desa Somorejo, menggelar pengenalan atau pelatihan jurnalistik dasar pada Kamis (29/12/2016). Pengenalan atau pelatihan jurnalistik itu, diikuti sekitar 21 anak mulai SD hingga SLTA yang tergabung dalam remaja Musala Daarul Falaah, dan dipandu oleh wartawan salah satu media di Purworejo. Tampak para remaja musala dengan hidmat dan anstusias mengikuti kegiatan yang digelar selama sehari itu.

"Kami bermaksud mengisi acara ini untuk adik-adik yang sedang libur sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat, dan positif," tutur Ketua Takmir Musala Daarul Falaah, Muh Zuhdi bersama Sekretaris 2, Heri Aprihariyanto, saat ditemui di sela kegiatan.

Dikatakan, dipilihnya pelatihan jurnalistik dasar bagi anak-anak remaja musala, yaitu agar ada nuansa lain yang berbeda dalam kegiatan remaja di musala itu, sekaligus mengenalkan dunia jurnalistik terhadap anak-anak remaja musala.

"Biar ada nuansa lain dalam pembinaan adik-adik, selain keagamaan yaitu dengan menggelar pelatihan jurnalistik dasar. Kegiatan tidak melulu keagamaan tapi juga untuk mengembangkan bakat anak-anak dalam hal jurnalistik," jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan pelatihan jurnalistik dasar itu, remaja masjid menjadi termotivasi untuk menulis dan membuat karya tulis yang positif yang bisa dipasang dilingkungan musala. "Harapanya bisa membuat majalah dinding, atau tulisan dalam bentuk web online dan lainya, yang bermanfaat bagi remaja mushola juga masyarakat Desa Somorejo," ujarnya.

Tak hanya dikenalkan dengan teori jurnalistik dasar. Pada waktu mendatang, remaja masjid juga akan dikenalkan cara pengambilan foto dan gambar video secara baik, agar bisa memiliki pengetahuan jurnalistik secara lengkap.

"Minimal bisa memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam hal dunia jurnalistik, sehingga remaja bisa membuat opini dimasyarakat, baik melalui tulisan, foto maupun video," harapnya.

Berita Terkait :


HOT NEWS