Rabu, 04 Januari 2017 - 18:59:36 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Si Mungil Yang Terus Menggila di Pasaran
Si Mungil Yang Terus Menggila di Pasaran
Space Iklan
Pedagang sembako di Pasar Kongsi

Purworejo,(sorotpurworejo.com)--Memasuki bulan pertama di tahun 2017, harga cabai di Kabupaten Purworejo terus merangsak naik. Kenaikan harga itu dipicu menipisnya stok, baik yang dimiliki pedagang di pasaran maupun pengepul.

Produksi petani mengalami penurunan drastis terdampak curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu. Pantauan di sejumlah pasar tradisional pada Rabu (04/01/2017) kenaikan harga berangsur meningkat setiap harinya.

Pedagang Pasar Induk Kongsi Purworejo, Bu As menyebutkan, sepekan terakhir harga komoditi vital ini terus mengalami lonjakan. Saat ini di Pasar Kongsi harga cabai rawit Rp 100.000/kilogram dan cabai merah Rp 50.000/kilogram.

"Harga terus naik susah distabilkan. Desember Rp 60 ribu sampai kini Rp 100 ribu untuk cabe rawit. Mulai tadi pagi, harga naik ora umum (tidak umum)," katanya.

Pedagang lainnya, Khodijah mengatakan, kini pedagang sulit mendapatkan cabai dengan kualitas bagus.

"Yang dijual cabai seadanya, tidak cari yang bagus. Para pengepul bilangnya stok minim," akunya.

Kenaikan harga tidak hanya di wilayah Kecamatan Purworejo, di Kecamatan Bener, harga cabai rawit merah merangkak naik hingga Rp 90.000/kilogram. Cabe hijau Rp 60.000/kilogram dan cabai merah keriting Rp 45.000kilogram.

"Tadi pagi belanja sudah naik lagi. Dari kemarin juga naik terus, dari Rp 60 ribu perkilo hingga sekarang 90 ribu perkilo. Satu biji cabai itu 400 perak," kata Listiyani, ibu-ibu asal Desa Mayungsari, Kecamatan Bener.

 

 

Berita Terkait :


HOT NEWS