Ekonomi
Kamis, 05 Januari 2017 - 08:52:30 | widarto / Sorot Purworejo

Gunung Mulia Mangkir, Warga Ultimatum Perusahaan
Gunung Mulia Mangkir, Warga Ultimatum Perusahaan
Penandatanganan berita acara kesepakatan tentang perbaikan jalan.

Bagelen,(sorotpurworejo.com)--Masyarakat Desa Somorejo dan Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, merasa kecewa atas ketidakhadiran CV. Gunung Mulia dalam acara penandatangan berita acara hasil kesepakatan tentang perbaikan jalan antara kedua desa, Rabu (04/01/2016).

Penandatangan berita acara itu dilakukan sesuai hasil kesepakatan yang dilaksanakan antara CV. Gunung Mulia bersama warga Desa Krendetan dan Somorejo pada tanggal 19 Desember 2016 lalu yang juga dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bagelen.

Pihak kecamatan juga perwakilan warga telah berupaya mengkonfirmasi dengan menghubungi pihak CV melalui salura telepon, namun tetap tak bisa dihubungi. Termasuk pula menghubungi Direktur CV Gunung Mulia, juga tak mendapat respon. Hingga akhirnya pihak Kecamatan Bagelen bersama Muspika dan warga kedua desa sepakat melanjutkan acara penandatanganan berita acara kesepakatan, tanpa dihadiri pihak CV.

Sebelumnya sejumlah tokoh masyarakat dan kepala desa menolak melakukan penandatangan berita acara lantaran tanpa dihadiri pihak CV Gunung Mulia.

"Yang pasti kami sangat kecewa, karena pihak CV Gunung Mulia tidak hadir dalam acara ini," kata Pangadi, tokoh masyarakat Desa Krendetan.

Dalam penandatanganan brita acara itu, seluruh warga secara tegas tetap menyatakan sepakat sesuai poin isi kesepakatan berita acara yaitu perbaikan jalan dilakukan dengan cara cor blok, aspal seperti kondisi semua. Sebelum perbaikan dilaksanakan, CV. Gunung Mulia tidak diperbolehkan melewati jalan itu.

"Sesuai hasil kesepakatan bersama kita menolak rencana CV melakukan perbaikan diluar kesepakatan yang terjadi pada tanggal 19 Desember, yaitu bukan cor blok, seperti hasil konsultasi dengan DPU yang diberitakan di media," tegasnya.

Warga menilai, dengan ketidakhadiran CV dalam acara itu, perusahaan telah mengingkari janji sesuai kesepakatan yang dilakukan bersama. Warga meminta pihak CV segera menandatangi berita acara kesepakatan itu.

"Jika CV tidak mau menandatangi, maka kita berharap ada sanksi sesuai dengan isi kesepakatan yang dibuat itu," ujar Pangadi.

Dikatakan, warga masih akan memberikan batas waktu kepada CV untuk bersedia menandatangi berita acara. Jika pihak CV Gunung Mulia tetap tidak bersedia, maka warga akan mengadukan hal itu ke ESDM Provinsi Jawa Tengah.

Berita Terkait :