Pemerintahan
Sabtu, 07 Januari 2017 - 14:10:55 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Warga Keluhkan Aturan Anyar, Apa-Apa Naik
Warga Keluhkan Aturan Anyar, Apa-Apa Naik
Space Iklan
foto by net

Purworejo, (sorotpurworejo.com)--Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia diterapkan terhitung mulai Jumat 6 Januari 2017.

PP tersebut yakni berupa perubahan atau kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat pengganti PP Nomor 50 Tahun 2010. Namun, sebagian masyarakat menilai kenaikan terlalu tinggi dan memberatkan masayarakat kalangan menengah ke bawah.

Pada peraturan itu terdapat penambahan tarif pengurusan, antara lain pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, dan surat izin serta STNK lintas batas negara.

Panji, warga Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo menuturkan, keputusan pemerintah itu cukup mengagetkan dan dinilai terlalu tinggi dan memberatkan. 

" Ya tiba-tiba naik sangat mahal. Ini bukan naik, tapi ganti harga," katanya, Sabtu (07/01/2017).

Hal senada juga diungkapkan oleh Fadullah, warga Desa Pacekelan, Kecamatan Purworejo. Dia menilai, kenaikan ini sangat tidak realitis. Menurutnya, kenaikan tersebut belum diimbangi dengan pelayanan yang memadahi.

" Ya baru sebatas tahu infonya. Kalau memang diterapkan bakal ramai orang mengumpat. Ngurus setoran aja mumet (pusing) apalagi ngurus pajak mahal. Kita sebagai rakyat ya cuma bisa nurut. Meskipun berat, kami minta pelayanan bisa menjadi lebih baik dan lebih cepat," pintanya.

Ini tarif baru sesuai PP No.6 Tahun 2016 : http://sorotpurworejo.com/berita-purworejo-4537-biaya-pembuatan-dan-perpanjangan-sim-stnk-tnkb-serta-bpkb-naik-ini-tarif-barunya.html

Berita Terkait :


HOT NEWS