Ekonomi
Sabtu, 07 Januari 2017 - 20:11:00 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Panen Limit, Buah Raja Kini Masih Selangit
Panen Limit, Buah Raja Kini Masih Selangit
Space Iklan
Durian di Pasar Suronegaran

Purworejo, (sorotpurworejo.com)--Memasuki musim buah durian, harga jual buah raja di Kabupaten Purworejo mengalami kenaikan signifikan. Hal tersebut disebabkan sedikitnya jumlah durian di pasaran akibat musim hujan yang berkepanjangan. 

Pantauan di sejumlah titik parkir jual beli durian seperti di Pasar Baledono dan Suronegaran, pedagang yang menjajakan durian terbilang sangat sedikit alias langka.

Salah satu pedagang durian di Pasar Suronegaran Purworejo, Sis (47) mengungkapkan, biasanya pada musim durian, durian lokal seperti Durian Kaligesing sangat melimpah. Namun sayang kali ini durian lokal diketahui nyaris sulit ditemukan.

"Ini duren lokalnya saya dapat dari Loano dan Gebang. Saya harus muter-muter kulakan durian. Soalnya Kaligesing hampir tidak ada durian, kembang durian ambrol kena hujan.Jadinya nyaris tidak ada yang panen, kalaupun ada cuma satu dua," kata Sis, warga yang tinggal di Kaligesing, Sabtu (07/01/2016).

Akibat kelangkaan durian, Sis mengaku harus menjual durian dengan harga mahal. Pasalnya dia juga dirinya kulakan dari petani dengan harga yang sudah mahal. Durian lokal di tempat Sis paling kecil dihargai Rp 20 ribu dan yang besar dijual hingga ratusan ribu.

"Padahal sekarang mulai ramai. Tapi harga ya tetap mahal, soalnya kulakan sudah mahal," katanya.

Untuk menutupi minimnya stok durian, pihaknya harus membeli dari petani di kabupaten lain seperti dari Wonosobo.

Hal serupa juga diutarakan Damar, warga Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo. Dia mengatakan, untuk saat ini mencari buah durian sangat sulit. Kalaupun ada, harganya juga akan lebih mahal dibanding biasanya.

"Masih mahal-mahal, durian saat ini  masih langka. Ya karena ini kan baru awal musim panen," katanya.

 

 

Berita Terkait :


HOT NEWS