Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Januari 2017 - 08:21:04 | mukti-ali / Sorot Purworejo

Dituding Gagahi Gadis Belia, Ini Pengakuan Lurah
Dituding Gagahi Gadis Belia, Ini Pengakuan Lurah
Klarifikasi kades bersama warga dan Muspika Kecamatan Loano

Loano, (sorotpurworejo.com)--Kepala Desa Banyuasin Separe, HM membantah bahwa dirinya telah berbuat tindak asusila terhadap Mawar (16) putri salah satu warga asli Banyuasin Kembaran. Kepada awak media dia mengaku hanya pergi makan bersama Mawar.

Diceritakan, perkenalannya dengan Mawar berawal ketika dirinya hendak pergi ziarah ke makam Bulus Purworejo pada Malam Jumat Kliwon. Di jalan dirinya bertemu dengan 3 cewek dan satu cowok di Tumbak Anyar. Di Tumbak Anyar Hadi menceritakan bahwa dirinya sempat berhenti dan menanyai keempat orang tersebut.

"Ada apa malam-malam kok di jalan, tanya saya. Kemudian mereka menjawab tidak apa-apa," cerita HM saat acara duduk bersama forum klarifikasi isu miring soal dirinya, Selasa (10/01/2017).

Setelah itu, lanjut dia, kemudian ia melanjutkan perjalanan. Dirinya sempat berhenti di pasar Sejiwan lantaran hujan. Setelah reda, ia melanjutkan perjalanan kembali. Namun sesampainya di Dung Dowo hujan dan kembali memutuskan untuk berhenti. 

"Kemudian tiba-tiba ada anak yang tadi ketemu di jalan. Kemudian salah satu perempuan meminjam HP saya untuk menghubungi temannya. Intinya mau jemput apa gimana saya nggak tahu. Setelah itu nomor si perempuan itu ada di HP saya. Saya tanya kepada dia, dia aslinya mana, dia jawab aslinya Sumatera," kata HM.

HM mengaku dari keempat orang tersebut dirinya hanya mengenal satu perempuan yaitu WW.

Selepas itu, jalinan komunikasi antara Mawar dan HM berjalan melalui pesan singkat selama 2 hari. Tepat dua hari usai pertemuan, kemudian HM bersama Mawar dan pacar Mawar makan bersama di salah satu rumah makan di Kota Purworejo.

"Saya SMS-an sama dia dan janjian ketemu dia sama pacar di warung kecil. Saya saya tidak ngapa-ngapain, paling senggol-senggol, sebatas itu," akunya.

Berita Terkait :